5/10/2014

Fenomena kejadian Tindihan ( sleep paralysis)


Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dulu, saya sempat mengira kalau kata fenomena ini disebut Lucid Dream. Namun, ternyata saya salah. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome.

Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau "Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome.

Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) dengan mimpi.
Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.

Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.

Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.

Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.

Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.
"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."
  Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.

Dibawah ini ada beberapa tips untuk menghindari Sleep Paralysis:
1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur
4.Saat anda terbangun setelah mengalami Sleep Paralysis,jangan tidur dengan posisi terlentang. Usahakan tertelungkup.

semoga menambah wawasan kita semua,,,
sumber

4/17/2014

Gilaaaa,,laba - laba hidup di telinga seorang wanita

Seorang wanita Cina datang ke rumah sakit pusat Changsha mengeluhkan bahwa bagian kiri kepalanya yang terasa gatal. Dokter menemukan sumber rasa gatal itu setelah dokter memeriksanya. Ternyata seekor laba-laba itu hidup di dalam telinga si wanita selama lima hari.
Kemudian cairan saline di gunakan para dokter untuk menyiram laba-laba tersebut. Yang di takutkan para dokter laba-laba itu bisa berjalan semakin dalam masuk ke gendang telinga si wanita atau malah menggigit.
Si pasien di laporkan menangis bahagia dan bersyukur setelah di beritahu laba-laba yang ada di dalam telinganya telah berhasil di keluarkan dengan teknik siram itu. Dokter di rumah sakit tersebut percaya laba-laba itu memasuki rumah si wanita saat rumahnya sedang di perbaiki, kemudian laba-laba itu merangkak masuk ke dalam telinga si wanita saat dia tidur lelap.
Laba-laba dan serangga lainnya muncul dalam jumlah lebih banyak di saat musim panas tahun ini karena hangatnya suhu dan kekeringan di Amerika Serikat.
Kata Jim Fredericks, seorang ahli serangga dan pakar kehidupan satwa dari National Pest Management Association pada jaringan berita tersebut mengatakan: “Semua serangga berdarah dingin, jadi pada suhu ekstrem mereka berkembangbiak lebih cepat, hasilnya lebih banyak serangga yang muncul pada musim panas ini di banding tahun lalu.”
 Source: http://id.berita.yahoo.com/dokter-mengeluarkan-laba-laba-yang-bersembunyi-di-telinga-seorang-wanita.html

Woww,,Tahukah Anda kapal selam ini bisa muncul di jalan raya..

Perusahaan asuransi membuat iklan dengan kapal selam yang tiba-tiba muncul dari dalam bumi.

Seperti yang dikutip Daily Mail, Sabtu 5 Oktober 2013, dalam iklan tersebut, diceritakan bahwa warga Milan, Italia, dikejutkan dengan keberadaan kapal selam tersebut. Peristiwa ini terjadi di Jalan Via de Mercanti.
Bagaimana tidak mengejutkan mereka? Tiba-tiba angkutan yang jarang ditemui ini meretas aspal.
Kapal selam itu semakin meninggi di permukaan dan merusak sebuah mobil. Untung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Lalu, petugas pun menghampiri kapal itu dan melihat barangkali ada manusia di dalam kapal selam misterius itu. Kira-kira begitulah isi iklan sebuah perusahaan asuransi yang berpusat di Italia.
Mereka menggunakan bantuan jasa teknologi dari salah satu perusahaan informasi dan teknologi, yaitu Europe Assistance IT. Perusahaan ini merancang kapal selam yang menimbulkan kesan kapal ini muncul mendadak.
Tentu iklan ini menyiratkan pesan bahwa bencana kerap datang tak terduga. Untuk itulah, asuransi jiwa dan kendaraan dibutuhkan.
Sumber: http://dunia.news.viva.co.id/news/read/449470-kapal-selam--nongol--di-ibu-kota-milan

4/15/2014

Apa itu Fenomena Supermoon??

Gerhana bulan total akan terjadi dari Selasa (15/4/2014) siang hingga sore, dengan lama sekitar 5 jam 43 menit. Gerhana serupa sebelumnya muncul pada 2003-2004.

Akan tetapi tak semua fase gerhana bisa dilihat. Sayangnya gerhana juga hanya bisa dilihat di Indonesia bagian tengah dan bagian timur saja. Warga di Tengah dan Timur Indonesia pun cuma bisa mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya, seperti dimuat Antara.

Space.com melansir, proses gerhana diawali  kontak awal penumbra pada Selasa siang sekitar 11.54 WIB. Kemudian kontak awal umbra akan dicapai pada pukul 12.58 WIB.

Puncak gerhana bulan 'darah' total ini diperkirakan bakal terjadi pada Selasa siang, sekitar pukul 14.47 WIB dengan lama puncak di mana Bulan sama sekali tak terpapar sinar Matahari yakni sekitar 38 menit.

Saat fase puncak tersebut, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Selanjutnya, kontak akhir umbra gerhana bulan 'darah' total tersebut akan dimulai pada Selasa sore pukul 16.33 WIB dan kontak akhir penumbra pada pukul 17.37 WIB.

Andi menjelaskan, gerhana bulan total ini juga bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur. Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Menurut Wakil Presiden Masyarakat Astronomi Kanada Colin Haig, gerhana bulan 'darah' total kali ini akan sangat fenomenal. Berbeda daripada yang lain. "Ini akan sangat penting bagi kita. Sangat dramatis," kata Colin, seperti dikutip dari CBC.

Gerhana diperkirakan terjadi 4 kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.


- See more at: http://news.liputan6.com/read/2037095/jangan-lewatkan-gerhana-bulan-darah-15-april-2014#sthash.oFWvsZqW.dpuf
     
   Supermoon atau lebih dikenali dengan nama saitifiknya iaitu Lunar Perigee adalah satu fenomena bulan penuh yang kelihatan lebih besar dan terang. Bulan akan dilihat 14 peratus lebih besar dan 30 peratus lebih cerah daripada hari biasa. Istilah supermoon pertama kali dikemukankan oleh ahli astronomi, Richard Nolle pada tahun 1979. Fenomena ini hanya berlaku sekali dalam setahun. Hal ini sangat dinantikan oleh para penggemar astronomi. Pada 23 Jun 2013 fenomena ini dijangkakan akan berlaku.
          Fenomena ini mengakibatkan kedudukan bulan menjadi lebih dekat dengan Bumi berbanding biasa. Bulan sebenarnya berputar dalam paksinya yang berbentuk bujur dan bukannya bulat. Ada masanya bulan akan berada dekat dengan Bumi dan kejadian ini akan mencetuskan fenomena supermoon.
Jarak yang dekat dengan Bumi dipanggil perigee dan jarak yang jauh dengan Bumi dipanggil apogi. Apapbila bulan berada pada kedudukan perigee, bulan akan berada lebih dekat dengan Bumi dan kesannya bulan akan nampak lebih besar dan lebih bercahaya.
Namun, saiz sebenar bulan masih sama cuma apa yang berlaku adalah kesan ilusi yang juga dikenali sebagai ilusi bulan yang akan menyaksikan bulan menjadi besar ketika menghampiri horizon.
          Tidak dinafikan, bulan menjadi punca air pasang surut disebabkan interaksi graviti yang kuat antara bulan dan Bumi. Timbul persoalan yang mengatakan fenomena ini akan mencetuskan bencana yang lebih besar. Persoalan ini mempunyai kesahihannya kerana kesan tarikan graviti yang lebih kuat ekoran jajaran Bumi dan bulan yang dekat. Akibatnya paras air laut akan dijangka meningkat dan air pasang besar akan berlaku. Meskinpun begitu, ini bukanlah sesuatu yang perlu dibimbangkan kerana ia tidak akan mencetuskan bencana.
Gerhana bulan total akan terjadi dari Selasa (15/4/2014) siang hingga sore, dengan lama sekitar 5 jam 43 menit. Gerhana serupa sebelumnya muncul pada 2003-2004.

Akan tetapi tak semua fase gerhana bisa dilihat. Sayangnya gerhana juga hanya bisa dilihat di Indonesia bagian tengah dan bagian timur saja. Warga di Tengah dan Timur Indonesia pun cuma bisa mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya, seperti dimuat Antara.

Space.com melansir, proses gerhana diawali  kontak awal penumbra pada Selasa siang sekitar 11.54 WIB. Kemudian kontak awal umbra akan dicapai pada pukul 12.58 WIB.

Puncak gerhana bulan 'darah' total ini diperkirakan bakal terjadi pada Selasa siang, sekitar pukul 14.47 WIB dengan lama puncak di mana Bulan sama sekali tak terpapar sinar Matahari yakni sekitar 38 menit.

Saat fase puncak tersebut, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Selanjutnya, kontak akhir umbra gerhana bulan 'darah' total tersebut akan dimulai pada Selasa sore pukul 16.33 WIB dan kontak akhir penumbra pada pukul 17.37 WIB.

Andi menjelaskan, gerhana bulan total ini juga bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur. Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Menurut Wakil Presiden Masyarakat Astronomi Kanada Colin Haig, gerhana bulan 'darah' total kali ini akan sangat fenomenal. Berbeda daripada yang lain. "Ini akan sangat penting bagi kita. Sangat dramatis," kata Colin, seperti dikutip dari CBC.

Gerhana diperkirakan terjadi 4 kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.


- See more at: http://news.liputan6.com/read/2037095/jangan-lewatkan-gerhana-bulan-darah-15-april-2014#sthash.oFWvsZqW.dpuf
Gerhana bulan total akan terjadi dari Selasa (15/4/2014) siang hingga sore, dengan lama sekitar 5 jam 43 menit. Gerhana serupa sebelumnya muncul pada 2003-2004.

Akan tetapi tak semua fase gerhana bisa dilihat. Sayangnya gerhana juga hanya bisa dilihat di Indonesia bagian tengah dan bagian timur saja. Warga di Tengah dan Timur Indonesia pun cuma bisa mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya, seperti dimuat Antara.

Space.com melansir, proses gerhana diawali  kontak awal penumbra pada Selasa siang sekitar 11.54 WIB. Kemudian kontak awal umbra akan dicapai pada pukul 12.58 WIB.

Puncak gerhana bulan 'darah' total ini diperkirakan bakal terjadi pada Selasa siang, sekitar pukul 14.47 WIB dengan lama puncak di mana Bulan sama sekali tak terpapar sinar Matahari yakni sekitar 38 menit.

Saat fase puncak tersebut, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Selanjutnya, kontak akhir umbra gerhana bulan 'darah' total tersebut akan dimulai pada Selasa sore pukul 16.33 WIB dan kontak akhir penumbra pada pukul 17.37 WIB.

Andi menjelaskan, gerhana bulan total ini juga bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur. Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Menurut Wakil Presiden Masyarakat Astronomi Kanada Colin Haig, gerhana bulan 'darah' total kali ini akan sangat fenomenal. Berbeda daripada yang lain. "Ini akan sangat penting bagi kita. Sangat dramatis," kata Colin, seperti dikutip dari CBC.

Gerhana diperkirakan terjadi 4 kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.


- See more at: http://news.liputan6.com/read/2037095/jangan-lewatkan-gerhana-bulan-darah-15-april-2014#sthash.oFWvsZqW.dpuf

4/14/2014

Mengapa masuk angin dapat menimbulkan rasa sakit???

Masuk angin dapat membuat tubuh kita menjadi sakit, Mengapa??
Hal ini disebabkan karena pembuluh darah menyempit sehingga peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme dan asam laktat terkumpul dalam otot yang mengakibatkan tubuh terasa pegal.
sebelumnya alangkah baiknya kita kenali apa itu masuk angin
Penyebab masuk angin adalah udara dingin yang berlebihan. Contohnya adalah terlalu lama di ruangan AC, bermain hujan-hujanan, cuaca yang dingin, dan lainnya. Penyebab lainnya adalah terlalu banyak tertawa, salah makan, kurang kentut, atau karena terlalu lelah. Masyarakat langsung menyebut masuk angin setiap kali merasa badan tidak enak. Badan tidak enak yang disebabkan masuk angin, umumnya terjadi di masa pergantian cuaca dari musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya (pancaroba). Di masa peralihan itu angin seringkali bertiup kencang. Angin sering disalahkan karena masuk ke tubuh tanpa permisi dan menyebabkan badan terasa tak enak. Angin sering dituduh masuk ke tubuh tanpa permisi ketika tubuh terekspos angin yang bertiup kencang. Saat di musim bukan pancaroba pun "angin tak diundang" ini sering menghinggapi orang-orang tertentu. Penyakit ini acapkali singgah di tubuh orang yang sering begadang, kurang tidur atau kurang istirahat. Gara-gara angin, penderitanya jadi merasa tak enak badan ketika bangun di pagi hari.
Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.
Sebenarnya penyebabnya bukan cuaca dingin, bukannya anginlah yang memicu terjadinya masuk angin. Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah. Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.
Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal, mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri, dan virus. Perlambatan ini juga menyebabkan seseorang menjadi rentan terkena infeksi seperti batuk, pilek, dan lain-lain.
Perihal perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus. Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

Gejala masuk angin antara lain :
  • Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)
  • Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)
  • Cegukan
  • Perut kembung
  • Mudah lelah
  • Sering mengantuk
  • Pilek
  • Demam
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Berkeringat dingin
  • Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa
  • Nafsu makan berkurang

 sumber

4/11/2014

Tahukah Anda asal muasal Negara Indonesia

Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.
Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa).

Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).
Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur).

Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.  
Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:
"... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians".
Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan:

"Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago".

Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan. Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau. Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiĆ«r (orang Indonesia).


Identitas Politik
Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.
Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya :

"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Di tanah air (Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda menolak mosi ini. Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda". Dan setelah itu lahirlah bangsa Indonesia.
 
sumber
Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Ngujung Info - All Rights Reserved