4/15/2014

Apa itu Fenomena Supermoon??

Gerhana bulan total akan terjadi dari Selasa (15/4/2014) siang hingga sore, dengan lama sekitar 5 jam 43 menit. Gerhana serupa sebelumnya muncul pada 2003-2004.

Akan tetapi tak semua fase gerhana bisa dilihat. Sayangnya gerhana juga hanya bisa dilihat di Indonesia bagian tengah dan bagian timur saja. Warga di Tengah dan Timur Indonesia pun cuma bisa mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya, seperti dimuat Antara.

Space.com melansir, proses gerhana diawali  kontak awal penumbra pada Selasa siang sekitar 11.54 WIB. Kemudian kontak awal umbra akan dicapai pada pukul 12.58 WIB.

Puncak gerhana bulan 'darah' total ini diperkirakan bakal terjadi pada Selasa siang, sekitar pukul 14.47 WIB dengan lama puncak di mana Bulan sama sekali tak terpapar sinar Matahari yakni sekitar 38 menit.

Saat fase puncak tersebut, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Selanjutnya, kontak akhir umbra gerhana bulan 'darah' total tersebut akan dimulai pada Selasa sore pukul 16.33 WIB dan kontak akhir penumbra pada pukul 17.37 WIB.

Andi menjelaskan, gerhana bulan total ini juga bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur. Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Menurut Wakil Presiden Masyarakat Astronomi Kanada Colin Haig, gerhana bulan 'darah' total kali ini akan sangat fenomenal. Berbeda daripada yang lain. "Ini akan sangat penting bagi kita. Sangat dramatis," kata Colin, seperti dikutip dari CBC.

Gerhana diperkirakan terjadi 4 kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.


- See more at: http://news.liputan6.com/read/2037095/jangan-lewatkan-gerhana-bulan-darah-15-april-2014#sthash.oFWvsZqW.dpuf
     
   Supermoon atau lebih dikenali dengan nama saitifiknya iaitu Lunar Perigee adalah satu fenomena bulan penuh yang kelihatan lebih besar dan terang. Bulan akan dilihat 14 peratus lebih besar dan 30 peratus lebih cerah daripada hari biasa. Istilah supermoon pertama kali dikemukankan oleh ahli astronomi, Richard Nolle pada tahun 1979. Fenomena ini hanya berlaku sekali dalam setahun. Hal ini sangat dinantikan oleh para penggemar astronomi. Pada 23 Jun 2013 fenomena ini dijangkakan akan berlaku.
          Fenomena ini mengakibatkan kedudukan bulan menjadi lebih dekat dengan Bumi berbanding biasa. Bulan sebenarnya berputar dalam paksinya yang berbentuk bujur dan bukannya bulat. Ada masanya bulan akan berada dekat dengan Bumi dan kejadian ini akan mencetuskan fenomena supermoon.
Jarak yang dekat dengan Bumi dipanggil perigee dan jarak yang jauh dengan Bumi dipanggil apogi. Apapbila bulan berada pada kedudukan perigee, bulan akan berada lebih dekat dengan Bumi dan kesannya bulan akan nampak lebih besar dan lebih bercahaya.
Namun, saiz sebenar bulan masih sama cuma apa yang berlaku adalah kesan ilusi yang juga dikenali sebagai ilusi bulan yang akan menyaksikan bulan menjadi besar ketika menghampiri horizon.
          Tidak dinafikan, bulan menjadi punca air pasang surut disebabkan interaksi graviti yang kuat antara bulan dan Bumi. Timbul persoalan yang mengatakan fenomena ini akan mencetuskan bencana yang lebih besar. Persoalan ini mempunyai kesahihannya kerana kesan tarikan graviti yang lebih kuat ekoran jajaran Bumi dan bulan yang dekat. Akibatnya paras air laut akan dijangka meningkat dan air pasang besar akan berlaku. Meskinpun begitu, ini bukanlah sesuatu yang perlu dibimbangkan kerana ia tidak akan mencetuskan bencana.
Gerhana bulan total akan terjadi dari Selasa (15/4/2014) siang hingga sore, dengan lama sekitar 5 jam 43 menit. Gerhana serupa sebelumnya muncul pada 2003-2004.

Akan tetapi tak semua fase gerhana bisa dilihat. Sayangnya gerhana juga hanya bisa dilihat di Indonesia bagian tengah dan bagian timur saja. Warga di Tengah dan Timur Indonesia pun cuma bisa mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya, seperti dimuat Antara.

Space.com melansir, proses gerhana diawali  kontak awal penumbra pada Selasa siang sekitar 11.54 WIB. Kemudian kontak awal umbra akan dicapai pada pukul 12.58 WIB.

Puncak gerhana bulan 'darah' total ini diperkirakan bakal terjadi pada Selasa siang, sekitar pukul 14.47 WIB dengan lama puncak di mana Bulan sama sekali tak terpapar sinar Matahari yakni sekitar 38 menit.

Saat fase puncak tersebut, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Selanjutnya, kontak akhir umbra gerhana bulan 'darah' total tersebut akan dimulai pada Selasa sore pukul 16.33 WIB dan kontak akhir penumbra pada pukul 17.37 WIB.

Andi menjelaskan, gerhana bulan total ini juga bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur. Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Menurut Wakil Presiden Masyarakat Astronomi Kanada Colin Haig, gerhana bulan 'darah' total kali ini akan sangat fenomenal. Berbeda daripada yang lain. "Ini akan sangat penting bagi kita. Sangat dramatis," kata Colin, seperti dikutip dari CBC.

Gerhana diperkirakan terjadi 4 kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.


- See more at: http://news.liputan6.com/read/2037095/jangan-lewatkan-gerhana-bulan-darah-15-april-2014#sthash.oFWvsZqW.dpuf
Gerhana bulan total akan terjadi dari Selasa (15/4/2014) siang hingga sore, dengan lama sekitar 5 jam 43 menit. Gerhana serupa sebelumnya muncul pada 2003-2004.

Akan tetapi tak semua fase gerhana bisa dilihat. Sayangnya gerhana juga hanya bisa dilihat di Indonesia bagian tengah dan bagian timur saja. Warga di Tengah dan Timur Indonesia pun cuma bisa mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya, seperti dimuat Antara.

Space.com melansir, proses gerhana diawali  kontak awal penumbra pada Selasa siang sekitar 11.54 WIB. Kemudian kontak awal umbra akan dicapai pada pukul 12.58 WIB.

Puncak gerhana bulan 'darah' total ini diperkirakan bakal terjadi pada Selasa siang, sekitar pukul 14.47 WIB dengan lama puncak di mana Bulan sama sekali tak terpapar sinar Matahari yakni sekitar 38 menit.

Saat fase puncak tersebut, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Selanjutnya, kontak akhir umbra gerhana bulan 'darah' total tersebut akan dimulai pada Selasa sore pukul 16.33 WIB dan kontak akhir penumbra pada pukul 17.37 WIB.

Andi menjelaskan, gerhana bulan total ini juga bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur. Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Menurut Wakil Presiden Masyarakat Astronomi Kanada Colin Haig, gerhana bulan 'darah' total kali ini akan sangat fenomenal. Berbeda daripada yang lain. "Ini akan sangat penting bagi kita. Sangat dramatis," kata Colin, seperti dikutip dari CBC.

Gerhana diperkirakan terjadi 4 kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.


- See more at: http://news.liputan6.com/read/2037095/jangan-lewatkan-gerhana-bulan-darah-15-april-2014#sthash.oFWvsZqW.dpuf
Rating: 4.5 out of 5
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Ngujung Info - All Rights Reserved